Suprajarto mengklaim tidak pernah dilibatkan dalam perumusan direksi atau berkomunikasi mengenai rencana pengangkatan tersebut

Nama Suprajarto tiba-tiba mencuat. Dia menolak keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Tabungan Negara (BTN) sebagai direktur utama di bank pembiayaan perumahan itu. Suprajarto pun langsung mengundurkan diri dari jabatan barunya itu.

Suprajarto mengklaim tidak pernah dilibatkan dalam perumusan direksi atau berkomunikasi mengenai rencana pengangkatan tersebut. Dirinya bahkan baru tahu digeser dari jabatan Dirut BRI menjadi Dirut BTN justru dari media massa.

Siapa Suprajarto?

Dikutip dari berbagai sumber, sebelum ditunjuk sebagai Dirut BTN, Suprajarto adalah Dirut BRI. Dia menjabat orang nomor satu di BRI itu sejak 2017.

Pria kelahiran Yogyakarta, 28 Agustus 1956 ini merupakan lulusan S1 jurusan Ekonomi Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta. Setelah lulus, dia melanjutkan pendidikannya ke jenjang S2 dengan mengambil jurusan Manajemen Pemasaran Universitas Padjajaran, dan S3 jurusan Manajemen Bisnis Universitas Padjajaran.

Suprajarto juga dikenal sebagai bankir yang andal dengan perjalanan karir yang cukup panjang di bidang perbankan. Di BRI, Suprajarto juga pernah menjabat sebagai Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan BRI pada periode 2005-2006.

Suprajarto juga sempat menjabat sebagai Pemimpin Wilayah Jakarta 1 BRI pada periode 2006-2007. Pada tahun 2007-2015, ia menjabat sebagai Direktur Bidang Jaringan dan Layanan BRI.