Pengadaan ini dilakukan pada 19 Maret 2019 lalu, dengan pagu paketnya senilai Rp152,5 miliar.

Pemerintah resmi mengumumkan, menteri dan pejabat setingkat menteri periode 2019-2024 akan menumpang mobil dinas baru. Mobil yang akan dipakai nantinya adalah Toyota Crown 2.5 HV G-Execuctive.

"Toyota Crown 2.5 HV G-Executive sebagai pengganti Toyota Crown Royal Saloon," kata Asisten Deputi Humas Kementerian Sekretariat Negara Eddy Cahyono Sugiarto dikutip dari laman Setkab, Jumat (23/8/2019).

Baca Juga: Menteri di RI Dapat Mobil Dinas Toyota Crown, di Filipina Menteri 'Hanya' Terima Avanza

Pengadaan ini dilakukan pada 19 Maret 2019 lalu, dengan pagu paketnya senilai Rp152,5 miliar. Eddy menyampaikan, bahwa pengadaan kendaraan itu dilakukan karenak usia kendaraan telah lebih dari 10 tahun. Sementara, untuk pengadaan mobil dinas baru terakhir dilakukan pada tahun 2005 dan 2009.

"Alokasi anggaran pengadaan kendaraan tersebut berjumlah 101 unit kendaraan sebagaimana yang tercantum dalam DIPA 2019 Kemensetneg," lanjut dia.

Apa kehebatan mobil dinas menteri Toyota Crown 2.5 HV G-Executive?

Toyota Crown 2.5 HV G-Executive adalah varian dari Crown yang merupakan mobil hybrid, sesuai dengan kodenya HV (Hybrid Vehicle). Mobil ini dibekali mesin 2.5L Dynamic Force Engine Hybrid System. Tenaganya keseluruhannya diklaim mencapai 223 tk dengan torsi 221 Nm. Konsumsi bahan bakarnya bisa mencapai 19,4 km/L.

Untuk transmisinya, mobil ini menggunakan CVT dan sistem penggerak all wheel drive. Dimensinya memiliki panjang 4.910 mm, lebar 1.800 mm, dan tinggi 1.455 mm. Sementara, jarak sumbu rodanya 2.920 mm.

Masuk ke bagian kabinnya, di bagian dashboard, terdapat dua layar berukuran 8 inci dan 7 inci untuk Data Communication Module yang menjadi pusat untuk mengatur beragam fitur di mobil. Dengan kokpit yang didekorasi dengan aksen kayu untuk menambah kesan elegan dan juga pemilihan jok kulit terbaik.

Untuk fitur keselamatan, Toyota menerapkan rangkaian fitur, seperti Toyota Safety Sense II yang meliputi fitur Dynamic Radar Cruise Control, Lane Tracing Assist (LTA), Automatic High Beam, Adaptive High Beam System.

Ada juga fitur Road Sign Assist, Intelligent Clearance Sonar, dan Rear Cross Traffic Auto Brake. Untuk pertama kalinya, Toyota juga mengadopsi fitur Rear Pedestrian Support Brake. Bicara soal harga, di Jepang mobil ini dibanderol 5.837,400 Yen atau setara dengan Rp778 jutaan.