Toko tanpa kemasan pertama di Como Park, Kemang Selatan

Naked Inc salah satu toko yang menjual berbagai kebutuhan harian dengan konsep ramah lingkungan yang sama sekali tidak menggunakan kemasan serta kantong plastik dalam proses penjualannya bisa menjadi salah satu usaha ramah lingkungan yang dilakukan sosok Kiana sebagai entrepreneur muda berusia 32 tahun pemilik toko tanpa kemasan pertama di Como Park, Kemang Selatan, Jakarta Selatan.

Sejak berdiri april 2019 lalu, kehadiran toko ini mendapatkan respon yang sangat baik dari berbagai kalangan masyarakat. Jika dilihat sekilas, memang tidak ada yang istimewa dari sebuah toko harian atau dikenal dengan sebutan toko kelontong. Namun, jika kita mengenali konsep toko ini dan mengetahui pesan penting yang ingin disampaikan lewat berdirinya sebuah toko, maka kehadirannya di tengah masyarakat akan menjadi sangat penting.  

Berangkat dari keresahan pribadi yang merasa terganggu dengan banyaknya sampah dan penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari, Kiana merasa perlu melakukan sesuatu. Setiap orang adalah bagian dari masalah ini, setiap orang adalah penyebab. Sebagai anak muda, Ia merasa perlu melakukan sesuatu, ia perlu berubah dari penyebab masalah menjadi bagian dari solusi. 

Dari sinilah kemudian lahir ide untuk menghadirkan Naked Inc. Sebuah langkah kecil menyelamatkan bumi dari sampah plastik. Kiana menyadari bahwa kampanye gaya hidup minim sampah, ramah lingkungan, serta diet plastik memang bukan lagi hal baru. Banyak orang termasuk dirinya yang telah menyadari pentingnya isu ini sedang berusaha mewujudkan kampanye-kampanye tersebut menjadi aksi nyata. 

"Kenapa aku tergerak buat buka toko dengan konsep package free awalnya sih dari personal experience,  ngeliat sampah di mana-mana sampe di hutan Kalimantan pun, plastik semua. Aku jadi mikir pasti ada sesuatu nih yang bisa aku lakuin. Sebenarnya udah dari tahun lalu, cuma nekadnya baru tahun ini. Terus juga ada pengalaman kan, kalau belanja butuhnya dikit, tapi harus beli sesuai kemasan yang ada. Banyak kebuang dan mubazir" jelas Kiana saat ditemui di Naked Inc. Kemang pada Minggu (18/8) sore.      

   

Permasalahan baru yang muncul adalah lingkungan sekitar kita belum sepenuhnya mendukung gaya hidup minim sampah. Dua hal yang dirasa Kiana penting untuk disediakan; pertama adalah peralatan, Ia menyediakan sedotan non plastik, kantong belanja, peralatan makan serta wadah belanja yang dapat digunakan berkali-kali. Saat ini dapat kita lihat bahwa tidak sedikit orang mulai membawa kantong belanja, botol minum dan sedotan sendiri.

Akan tetapi ketika berbelanja masih saja sampah tak terhindarkan, kemasannya masih terbuat dari plastik, banyak dan berlapis. Maka yang kedua produk harus dijual dan disediakan tanpa kemasan. Ketika berbelanja tanpa kemasan, Kiana tidak hanya mengajak pelanggannya untuk mengurangi sampah plastik, Ia juga mengajak pelanggannya untuk menghindari pemborosan. 
 
Selain peduli kepada lingkungan, melalui Naked Inc, Kiana juga menyediakan pasar bagi produk-produk ramah lingkungan dari berbagai UKM dan orang-orang di sekitarnya. Ia juga bergabung dengan sejumlah komunitas organik Indonesia agar bisa menjangkau lebih banyak produsen lokal. Selanjutnya Naked Inc direncanakan akan menampung produk-produk nature-based dari NGO dan merk lokal, terutama produk dengan recycling story atau hasil daur ulang seperti pakaian, sepatu, tas dan lainnya. 

Pada peringatan Hari Kemerdekaan ke-74 ini, bangsa Indonesia memiliki cita-cita mewujudkan SDM Unggul untuk Indonesia Maju. Untuk berproses menjadi unggul dan maju pertama-tama tentunya kita butuh bumi ini tetap ada dalam kondisi baik. "Maka, peranan anak muda untuk menjaga dan melestarikan bumi sangatlah penting. Karena untuk membebaskan bumi dari sampah dan plastik dibutuhkan upaya dari banyak pihak dengan berbagai latar belakang," tambahnya.