Salma menuturkan, dirinya tidak pernah menyangka akan terpilih menjadi Pembawa Baki dalam upacara HUT ke-74 Kemerdekaan RI.

Nama Salma El Mutafaqqiha Putri Achzaabi tiba-tiba menjadi pembicaraan di tengah perayaan HUT ke-74 Proklamasi Kemerdekaan RI.

Ya, Salma adalah anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka alias Pakibraka 2019 yang didapuk membawa baki bendera Merah Putih pada upacara HUT ke-74 Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Sabtu (17/8/2019).

Salma merupakan paskibraka perwakilan Provinsi Jawa Tengah. Dia bergabung dalam Tim Merah terpilih sebagai pembawa bendera Merah Putih.

Gadis cantik kelahiran Malang, 16 Desember 2002 itu merupakan anak dari pasangan Achmad Aswin Achzab dan Nursiah. Untuk menjadi Paskibraka Nasional, Salam harus bersaing ketat melewati seleksi dari mulai tingkat kabupaten.


Foto: Liputan6.com

Salma menuturkan, dirinya tidak pernah menyangka akan terpilih menjadi Pembawa Baki dalam upacara HUT ke-74 Kemerdekaan RI.

"Alhamdullilah sudah disiapkan mentalnya jadi sudah siap tidak siap, harus siap. Jujur enggak nyangka," ujar Salma di Istana Merdeka.

Salma ternyata memiliki cita-cita yang sangat mulia. Siswi SMA Pradita Dirgantara, Boyolali, Jawa Tengah ini rupanya ingin menjadi personel TNI AU.

"Tiga per tiga dari wilayah Indonesia ini merupakan udara, satu per tiga itu daratan, dua pertiganya laut. Makanya tiga per tiganya ini harus dijaga keselamatannya dan keutuhannya," ujarnya.

Dia pun bercita-cita menjadi pilot wanita TNI Angkatan Udara (AU). "Aku mau jadi penerbang. Amin," ujar Salma kepada Diary Paskibraka Liputa6.com.

Ambisinya inilah yang membuatnya memilih kegiatan ekskul Paskibra di sekolahnya, SMA Pradita Dirgantara.

Salma mengatakan bahwa sekolahnya jugalah milik TNI AU yang berfokus agar murid-muridnya memiliki fisik dan mental yang kuat.

Pembawa Baki Paskibraka Nasional 2019 ini pun mampu mendapat program beasiswa 3 tahun yang ditawarkan oleh sekolah asrama tersebut.

“Asrama beasiswa, seragam dikasih semuanya. Cuma biaya hidupnya aja sih kayak peralatan pribadinya. Makan sudah ditanggung, buku juga,” katanya.