Darwin adalah sosok penting di dunia otomotif Indonesia

Komisaris sekaligus pemilik saham PT Wahana Auto Ekamarga (PT WAE) Darwin Maspolim (DM) ditetapkan sebagai tersangka suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pemilik dealer mobil mewah Jaguar terbesar di Indonesia itu diduga menyuap empat petugas pajak senilai Rp1,8 miliar.

Empat petugas pajak itu juga telah menjadi tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah Kepala Kantor Pelayanan Pajak Penanaman Modal Asing Tiga, Kanwil Jakarta Khusus, Yul Dirga (YD), Supervisor Tim Pemeriksa Pajak PT WAE di Kantor Pelayanan Pajak Penanaman Modal Asing Tiga, Hadi Sutrisno (HS), Ketua Tim Pemeriksa Pajak PT WAE, Jumari (JU) dan Anggota Tim Pemeriksa Pajak PT WAE, M. Naim Fahmi (MNF).

Kasus ini bermula saat Darwin selaku pemilik saham PT. WAE, perusahaan PMA (Penenaman Modal Asing) yang bergerak dibidang dealer dan pengelola layanan sales, services, spare part dan body paint untuk mobil mewah seperti merk Jaguar, Bentley, Land Rover dan Mazda.

Darwin diduga memberi suap sebesar Rp 1,8 miliar kepada Yul Dirga, Hadi Sutrisno, Jumari dan M. Naim Fahmi agar menyetujui pengajuan restitusi pajak PT WAE tahun pajak 2015 sebesar Rp5,03 miliar dan tahun pajak 2016 sebesar Rp2,7 miliar.

Siapa Darwin Maspolim?

Darwin adalah sosok penting di dunia otomotif Indonesia. Dia dikenal di PT Grandauto Dinamika (PT GAD), Agen Pemegang Merk Jaguar dan Land Rover di Indonesia.

Pada 6 Mei 2015, Darwin yang merupakan Vice President GAD meresmikan showroom Jaguar-Land Rover terbesar di Asia Tenggara di kawasan Arteri Pondok Indah, Jakarta.

Showroom ini memiliki kelengkapan layanan penjualan, perawatan, purna jual (3S) dan fasilitas aluminum body repair. Peresmian dilakukan bersama Managing Director JLR Asia Pacific Russell Anderson.

Selain menjabat vice president, dia pernah menjabat chief operating officer. Selain itu dia juga dikenal sebagai pemilik dan pendiri PT Prima Auto Dinamika. Di PT WAE dia pernah menjadi direktur, komisaris, dan komisaris utama.