Hampir separuh bagian hati sapi tersebut tak bisa dipakai.

Sapi bantuan Presiden Joko Widodo untuk masyarakat Banjarmasin, Kalimantan Selatan, terinfeksi cacing fasciola (cacing hati). Hal itu diketahui saat panitia kurban di Masjid Sabilal Muhtadin, Banjarmasin, menyembelih sapi Limousin itu pada Senin (12/8) kemarin.

Dilansir dari kumparan.com, infeksi cacing hati itu diketahui setelah tim Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Banjarmasin memeriksa organ hati sapi berbobot 762 kilogram itu.

Hampir separuh bagian hati sapi tersebut tak bisa dipakai. DKP3 Banjarmasin melakukan penyortiran bagian hati yang terinfeksi untuk kemudian dimusnahkan dengan cara dibakar dan dikubur.

"Bagian hati yang kami temukan. Kami sarankan diris untuk dibuang bagian yang afkir. Tapi dagingnya aman, paruh, limpa aman," ujar Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, DKP3 Banjarmasin, Anwar Ziady.

DKP3 Banjarmasin sudah memeriksa 800-anekor hewan kurban di beberapa lokasi pemotongan. Dari jumlah tersebut, ada 12 kasus hewan kurban yang terinfeksi cacing hati. "Belum yang hari ini," imbuh Anwar.

Untuk diketahui, dari hasil penelitian medis disimpulkan bahwa, efek yang dihasilkan dari mengkonsumsi bagian yang sudah terinfeksi dapat menimbulkan mual, muntah, hingga diare akut.