Sehingga kemungkingan akan berpasangan di Pilpres 2024 mendatang itu bisa saja terjadi,
Duet Puan Maharani dan Anies Baswedan di Pilpres 2024, Pengamat: Bukan Kejutan, Hal yang Biasa dan Bisa Terjadi

Sehingga kemungkingan akan berpasangan di Pilpres 2024 mendatang itu bisa saja terjadi,

Ind | Kamis, 24 Maret 2022 - 16:55 WIB

Kemungkinan Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Puan Maharani berduet dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, merupakan hal yang biasa dan bisa terjadi.

Terlebih, keduanya merupakan tokoh politik yang memiliki basis massa masing-masing. Hal tersebut diungkapkan pengamat Politik Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), Ahmad Amiruddin.

"Baik Puang Maharani dan Anies Baswedan merupakan tokoh politik yang punya basis dan pengaruh dalam politik di Indonesia," katanya.

"Sehingga kemungkingan akan berpasangan di Pilpres 2024 mendatang itu bisa saja terjadi," tambah dia.

Ahmad juga menambahkan, baik Puan maupun Anies, keduanya merupakan figur yang populer di Indonesia. "Tak heran keduanya juga digadang-gadang sebagai calon pada pemilihan presiden," kata Ahmad.

Dengan demikian, sebagai figur tentu saja penting untuk menjajaki degan tokoh-tokoh Nasional. Selain itu, untuk menggalang dukungan sekaligus melihat respon positif msyarakat.

"Jika msyakat merespon dengan postif pasangan ini dengan baik tentu saja segala sesuatunya memungkinkan saja dalam Politik apalagi memang keduanya merupakan figur tokoh Politik Nasional," tandasnya.

Sebelumnya dalam sebuah wawancara di stasiun televis swasta, Puan menanggapi usul agar dirinya berduet dengan Anies demi mengakhiri polemik 'cebong-kampret' yang sudah berlangsung sejak Pilpres 2014.

Puan mengatakan dirinya sama sekali tak punya masalah dengan Anies. Ia juga tidak bermusuhan dengan Gubernur DKI Jakarta itu.

Ditegaskan Puan bahwa dalam politik tak ada yang tidak mungkin, termasuk dirinya berduet dengan Anies di Pilpres 2024.

"Mungkin saja (duet dengan Anies), nggak ada yang tidak mungkin di politik. Semua dinamika bisa terjadi. Tinggal kita lihat lagi tahun depan lah bagaimana ceritanya, cerita- cerita politik," kata Puan.

Puan berkata, meskipun banyak perbedaan pandangan politik dengan Anies, hubungan personalnya baik-baik saja. Bahkan, kata Puan, dalam beberapa kesempatan ia suka berbincang-bincang dengan Anies
Puan Bersedia Dipasangkan dengan Siapa Saja di Pilpres 2024! Dengan Prabowo Boleh, dengan Anies Juga Oke

Puan berkata, meskipun banyak perbedaan pandangan politik dengan Anies, hubungan personalnya baik-baik saja. Bahkan, kata Puan, dalam beberapa kesempatan ia suka berbincang-bincang dengan Anies

Rayu | Kamis, 24 Maret 2022 - 08:05 WIB

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Puan Maharani menyatakan, dirinya bersedia jika harus dipasangkan dengan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto pada Pemulu 2024 mendatang.

Puan mengaku, keluarganya akrab dengan Prabowo. Sebaliknya, kata dia, Prabowo pun sangat menghormati kakeknya, Soekarno.

"Pak Prabowo itu seseorang yang sangat menghargai dan menghormati keluarga Bung Karno jadi enggak ada masalah dengan Pak Prabowo," kata Puan, Selasa (22/03/2022).

Meski demikian, Puan mengaku menyerahkan semua keputusannya kepada Ketua Umum PDIP, Megawati Sukarnoputri. Sebab, posisi Puan hanya kader.

"Nantinya ke depan akan seperti apa, ya kalau saya kan sebagai kader PDIP menunggu keputusan dari Ketum PDIP," ucapnya.

Selain Prabowo, Puan juga membuka peluang untuk dipasangkan dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Menurutnya, hal itu dapat terjadi karena kondisi politik dinamis.

"Ya mungkin saja. Enggak ada yang tidak mungkin di politik. Semua dinamika itu bisa terjadi, ya tinggal lihat lagi tahun depanlah bagaimana ceritanya," ujar Puan.

Puan mengklaim hubungannya dengan Anies baik. Menurutnya, anggapan seakan-akan dia bermusuhan dengan Anies itu tidak benar.

Puan berkata, meskipun banyak perbedaan pandangan politik dengan Anies, hubungan personalnya baik-baik saja. Bahkan, kata Puan, dalam beberapa kesempatan ia suka berbincang-bincang dengan Anies.

"Saya suka juga secara tidak sengaja bertemu dengan Pak Anies di acara acara. Ya itu saja. Komunikasinya juga ada jika perlu berkomunikasi. Dan jika ada acara kami berkomunikasi. Kok kesannya ini kayak saya bermusuhan dengan Pak Anies? ya enggak lah," tuturnya.

Puan menyebut dirinya terbuka dipasangkan atau berkoalisi dengan siapa pun dengan catatan mempunyai visi dan misi sama.


 

Puan mengaku menyerahkan semua keputusannya kepada Ketua Umum PDIP, Megawati Sukarnoputri. Sebab, posisi Puan hanya kader.
Elektabilitas Terpuruk, Puan Maharani Terbuka Dipasangkan dengan Prabowo atau Anies di Pilpres 2024

Puan mengaku menyerahkan semua keputusannya kepada Ketua Umum PDIP, Megawati Sukarnoputri. Sebab, posisi Puan hanya kader.

Triaji | Rabu, 23 Maret 2022 - 21:45 WIB

Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Puan Maharani buka-bukaan soal Pilpres 2024. Ketua DPR ini mengatakan bersedia jika harus dipasangkan dengan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto pada Pemilu 2024 mendatang.

Puan Maharani mengaku keluarganya akrab dengan Prabowo. Sebaliknya, kata dia, Prabowo pun sangat menghormati kakeknya, Sukarno atau Bung Karno.

"Pak Prabowo itu seseorang yang sangat menghargai dan menghormati keluarga Bung Karno jadi enggak ada masalah dengan Pak Prabowo," kata Puan Maharani kepada CNN Indonesia TV, dikutip Rabu (23/3).

Meski begitu, Puan mengaku menyerahkan semua keputusannya kepada Ketua Umum PDIP, Megawati Sukarnoputri. Sebab, posisi Puan hanya kader.

"Nantinya ke depan akan seperti apa, ya kalau saya kan sebagai kader PDIP menunggu keputusan dari Ketum PDIP," ucapnya.

Selain Prabowo, Puan juga membuka peluang untuk dipasangkan dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Menurutnya, hal itu dapat terjadi karena kondisi politik dinamis.

"Ya mungkin saja. Enggak ada yang tidak mungkin di politik. Semua dinamika itu bisa terjadi ya tinggal liat lagi tahun depan lah bagaimana ceritanya," ujar dia.

Puan mengklaim hubungannya dengan Anies baik. Menurutnya, anggapan seakan-akan dia bermusuhan dengan Anies itu tidak benar.

Puan berkata, meskipun banyak perbedaan pandangan politik dengan Anies, hubungan personalnya tak baik-baik saja. Bahkan, kata Puan, dalam beberapa kesempatan ia suka berbincang-bincang dengan Anies.

"Saya suka juga secara tidak sengaja bertemu dengan Pak Anies di acara acara. Ya itu aja. Komunikasinya juga ada jika perlu berkomunikasi. Dan jika ada acara kami berkomunikasi. Kok kesannya ini kayak saya bermusuhan dengan Pak Anies? ya enggak lah," tuturnya.

Puan menyebut dirinya terbuka dipasangkan atau berkoalisi dengan siapa pun dengan catatan mempunyai visi dan misi sama.

Posisi nama Puan Maharani juga masuk 'zona degradasi'. Popularitas anak emas PDIP itu masih kisaran rata-rata 0 koma persen.
Begini Nasib Anak Emas PDIP? Elektabilitas Puan Maharani Cuma Jadi Juru Kunci di 3 Survei Capres 2024

Posisi nama Puan Maharani juga masuk 'zona degradasi'. Popularitas anak emas PDIP itu masih kisaran rata-rata 0 koma persen.

Triaji | Minggu, 20 Maret 2022 - 18:03 WIB

PDIP harus kerja keras untuk menggenjot elektabilitas Puan Maharani jika ingin bertarung di Pilpres 2024. Pasalnya, hasil survei terkait pendapat key opinion leader (KOL) terhadap bakal capres 2024 menyajikan elektabilitas Puan Maharani dalam posisi 'juru kunci'. 

Dalam dua survei lain sebelumnya, posisi nama Puan Maharani juga masuk 'zona degradasi'. Popularitas anak emas PDIP itu masih kisaran rata-rata 0 koma persen.

Hasil survei kolaborasi lembaga survei Politica Research and Consulting (PRC) dan Parameter Politik Indonesia (PPI) terkait pendapat key opinion leader menempatkan posisi Ganjar Pranowo berada di puncak, sementara Prabowo Subianto di peringkat ke-6. Berapa elektabilitas Puan Maharani?

Survei PRC dan PPI digelar sejak 5 Januari hingga 5 Februari 2022 menggunakan studi kualitatif. Ada 207 tokoh berpengaruh di bidangnya (KOL) yang diwawancara secara tatap muka.

Berikut ini hasilnya survei PRC-PPI:

Ganjar Pranowo 7,51
Anies Baswedan 7,32
Sandiaga Uno 7,20
Ridwan Kamil 7,14
Erick Thohir 6,88
Prabowo Subianto 6,85
Andika Perkasa 6,69
Muhaimin Iskandar 6,54
Airlangga Hartarto 6,41
Agus Harimurti Yudhoyono 6,31
Puan Maharani 5,80

Ratusan tokoh yang tersebar di 34 provinsi itu terdiri atas 6 latar belakang, yang meliputi akademisi, agamawan, budayawan, praktisi media, pelaku ekonomi, dan aktivis LSM.

Aspek yang disurvei ialah visioner, kepemimpinan politik, intelektualitas, keterampilan politik, keterampilan komunikasi politik, stabilitas emosi, gaya kepemimpinan, religiositas dan nasionalisme, penampilan, integritas moral, serta kapabilitas.

Hasil survei seluruh aspek, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berada di posisi puncak dengan perolehan angka 7,51 dari skala 1-10. Sementara nama Ketua DPR RI Puan Maharani yang berada di posisi buncit dengan angka 5,80.

Puan di Survei Litbang Kompas

Litbang Kompas sebelumnya juga merilis hasil survei elektabilitas tokoh bakal capres 2024. Hasilnya, elektabilitas Prabowo paling atas, sedangkan elektabilitas Puan Maharani di posisi paling bawah.

Survei Litbang Kompas digelar pada 17-30 Januari 2022 dengan melibatkan 1.200 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi. Responden ditanya melalui wawancara tatap muka. Menggunakan metode tersebut, tingkat kepercayaan survei ini 95% dengan margin of error plus-minus 2,8%.

Hasilnya adalah sebagai berikut:
- Prabowo Subianto 26,5%
- Ganjar Pranowo 20,5%
- Anies Baswedan 14,2%
- Sandiaga Uno 4,9%
- Agus Harimurti Yudhoyono 3,7%
- Basuki Tjahaja Purnama 2,9%
- Ridwan Kamil 2,6%
- Tri Rismaharini 2,6%
- Andika Perkasa 2%
- Gatot Nurmantyo 1,4%
- Erick Thohir 1,1%
- Mahfud Md 1,1%
- Puan Maharani 0,6%
- Lainnya 4,1%
- Tidak ada/tidak tahu/rahasia 11,8%

Elektabilitas Prabowo mengalami kenaikan mencapai dua kali lipat. Elektabilitas Prabowo sebesar 26,5%, disusul Ganjar sebesar 20,5%. Sementara elektabilitas Puan Maharani 0,6%.

Puan di Survei LSN

Lembaga Survei Nasional (LSN) juga merilis hasil survei elektabilitas capres pada Pemilu 2024. Nama Puan, lagi-lagi paling bawah alias juru kunci.

Survei ini digelar pada 12-24 Februari 2022 di 34 provinsi yang ada di seluruh Indonesia, dengan menyasar WNI usia 17 tahun ke atas. Total responden survei LSN tersebut berjumlah 1.537 orang, yang diperoleh melalui teknik pengambilan sampel secara acak bertingkat atau multistage random sampling.

Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara tatap muka. Adapun margin of error survei ini plus-minus 2,5% pada tingkat kepercayaan atau level of confidence sebesar 95%.

Berikut ini deretan elektabilitas 15 calon presiden di Pemilu 2024:
- Prabowo Subianto 21,9%
- Anies Baswedan 19,2%
- Ganjar Pranowo 18,8%
- Sandiaga Uno 8,7%
- Ridwan Kamil 7,5%
- Basuki Tjahaja Purnama 3,9%
- Erick Thohir 2,8%
- Agus Harimurti Yudhoyono 2,6%
- Moeldoko 2,5%
- Gatot Nurmantyo 1,9%
- Mahfud Md 0,9%
- Airlangga Hartarto 0,9%
- Muhaimin Iskandar 0,6%
- La Nyalla Mattalitti 0,6%
- Puan Maharani 0,3%
- Undecided voters 6,9%

Puan di Survei DTS Indonesia

Dalam survei DTS Indonesia terkait elektabilitas kandidat capres Pemilu 2024, nama Puan Maharani ke-12. Puan setidaknya mengungguli nama-nama seperti Khofifah Indraparawansah, Airlangga Hartarto, hingga Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Survei DTS Indonesia ini digelar pada 7-20 Februari 2022 dengan melibatkan 2.060 responden yang dipilih acak di 34 provinsi. Adapun metodologi survei dilakukan dengan multistage random sampling dengan margin of error kurang-lebih 2,1% dan tingkat kepercayaan mencapai 95%.

Wawancara dilakukan secara langsung kepada para responden dan kuesioner terstruktur yang terprogram dengan CAPI smartphone.

Hasil survei elektabilitas tokoh jika pilpres diadakan saat ini sebagai berikut:
- Ganjar Pranowo 28,7%
- Anies Baswedan 20,4%
- Prabowo Subianto 18,0%
- Ridwan Kamil 7,4%
- Sandiaga Uno 5,0%
- Basuki Tjahaja Purnama 3,8%
- Agus Harimurti Yudhoyono 2,7%
- Tri Rismaharini 3,2%
- Gatot Nurmantyo 1,2%
- Andika Perkasa 1,2%
- Erick Thohir 0,8%
- Puan Maharani 0,6%
- Khofifah Indraparawansah 0,5%
- Budi Gunawan 0,2%
- Airlangga Hartarto 0,3%
- Yaqut Cholil Qoumas 0,1%
- Tito Karnavian 0,2%
- Muhaimin Iskandar 0,2%
- Bambang Soesatyo 0,2%
- Ahmad Syaikhu 0,2%
- KH Yahya Cholil Staquf 0,1%

Pada kesempatan lain, Anies juga mengunggah saat di tribun penonton MotoGP. Anies menyapa warga dan jadi rebutan selfie. Setelah balap selesai, Anies kembali jadi sasaran selfie
IG Story Ada Teriakan 'Anies Presidenku'! Gerindra: Sah Saja, tapi Saya Belum Tahu Apakah Pak Anies Mau Nyapres!

Pada kesempatan lain, Anies juga mengunggah saat di tribun penonton MotoGP. Anies menyapa warga dan jadi rebutan selfie. Setelah balap selesai, Anies kembali jadi sasaran selfie

Rayu | Senin, 21 Maret 2022 - 16:05 WIB

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, Syarif menilai sah-sah saja jika Anies Baswedan mengunggah celetukan warga yang mengelu-elukan dirinya. 

Menurut Syarif, Anies sedang menjaga personal branding di luar Jakarta.

"Menurut saya, itu kan Pak Anies kita tanya dulu tujuan ke sana kan mau nonton MotoGP, terus kan di kerumunan orang yang namanya masyarakat ada orang yang ingin selfie kemudian pengen ketemu. Lalu dalam pikirannya muncul mengelu-elukan Pak Anies, ya wajar saja. Tinggal Pak Aniesnya kan, saya belum tahu Pak Anies secara terang-terangan mau maju nyapres," kata Syarif kepada wartawan, Senin (21/03/2022).

Syarif menilai Anies sedang menjaga personal branding. Apalagi, lanjut Syarif, Anies bertemu dengan masyarakat di luar Ibu Kota. 

"Menurut saya sih mungkin Pak Anies sedang menjaga branding-nya, personal branding-nya. Tujuannya apa, publik sudah tahu bahwa itu cara Pak Anies meningkatkan personal branding ketika dia ketemu masyarakat yang bukan daerahnya. Ada sambutan yang meriah terus diunggah di IG, sah-sah saja," imbuhnya.

Syarif juga menilai Anies menyadari untuk maju kontestasi Pilpres perlu kendaraan politik sehingga, katanya, Anies saat ini juga sedang menunggu dipinang partai.

"Karena itu saya mengatakan itu cara Pak Anies meningkatkan personal branding," ucapnya.

Sebelumnya, Anies menonton langsung MotoGP Mandalika. Anies menyempatkan diri menyambangi booth Kepulauan Seribu di Mandalika Experience Expo 2022. Di lokasi itu, Anies menjadi sasaran selfie pengunjung. Di kesempatan yang sama, Anies turut meluncurkan aplikasi bernama 'Pulo 1000'.

"Hari ini, tanggal 20 Maret tahun 2022, aplikasi digital pariwisata Pulo 1000 secara resmi dinyatakan diluncurkan," ujar Anies dalam peresmian.

Pada kesempatan lain, Anies juga mengunggah saat di tribun penonton MotoGP. Anies menyapa warga dan jadi rebutan selfie. Setelah balap selesai, Anies kembali jadi sasaran selfie. 

Kemudian di salah satu unggahan IG story tersebut, ada momen warga menyebut Anies sebagai presidennya. Suara itu terdengar datang dari seorang wanita.

"Pak Anies Presidenku," kata warga tersebut.

Selain itu, Anies terpantau melayani selfie bersama pengunjung sambil menerjang kerumunan. Di momen ini, pengunjung sahut-sahutan menyebut Anies sebagai 'RI-1'.

"RI-1... RI-1! " bunyi warga dalam IG Story Anies itu.