Gerak naik tajam sejumlah indeks di bursa saham global akan menjadi bekal positif bagi IHSG dalam membuka sesi awal pekan ini.

Mengawali sesi perdagangan saham pagi awal pekan ini, Senin (15/4), gerak indeks di bursa saham utama  Asia terpantau seragam menginjak zona positif. Gerak kenaikan Indeks ini telah diperkirakan sebelumnya   menyusul kinerja indeks Wall Street yang gemilang dalam menutup sesi perdagangan akhir pekan lalu (Jumat 12/4). Seperti diwartakan sebelumnya,  sentimen dari rilis data perdagangan China yang secara mengejutkan jauh melampaui ekspektasi pelaku pasar menjadi faktor pendorong utama gerak naik indeks kali ini, terutama setelah mendapat sokongan sentimen dari rilis kinerja keuangan kuartal pertama sejumlah emiten terkemuka di bursa Wall Street.

Gerak naikm indeks Wall Street yang kukuh dan meyakinkan tersebut akhirnya turut merambah hingga sesi perdagangan awal pekan ini di Asia. Hingga ulasan ini disunting, pantauan menunjukkan, indeks Nikkei (Jepang) yang telah melompat tajam 1,21% untuk berada di kisaran 22.135,28, sementara indeks KOSPI (Korea Selatan) terangkat 0,47% untuk menjangkau posisi 2.244,05, serta indeks   ASX 200 (Australia) yang masih terpeleset tipis 0,01% untuk berada di posisi 6.250,5.

Secara keseluruhan, gerak indeks masih cukup meyakinkan untuk melanjutkan kenaikan di sepanjang sesi perdagangan hari ini. Dengan mulai beralihnya sikap investor di bursa Asia ke optimisme, indeks harga saham gabungan (IHSG) yang akan dibuka dalam beberapa menit ke depan, diyakini mendapatkan bekal yang mengesankan unthk berbalik melakukan gerak naik. Sebagaimana  diketahui, gerak IHSG yang telah mengalami tekanan jual konsisten dalam beberapa hari sesi perdagangan terakhir, di tengah masih bertahannya sikap optimis di bursa global.

Namun dengan semakin kukuhnya sikap optimis pelaku pasar global dalam mengawali sesi perdagangan pagi ini, IHSG diyakini akan kesulitan untuk melawannya. Sentimen dari penantian pergelaran pemilihan umum yang jatuh pada pertengahan  pekan ini  memang akan menjadi halangan bagi IHSG untuk mengikuti irama optimisme bursa global. Namun untuk melawan dengan melakukan gerak penurunan tajam, terlihat terlalu sulit.  Gerak naik dalam rentang terbatas, mungkin akan menjadi pilihan yang paling masuk akal bagi IHSG hingga sesi perdagangan Selasa besok.