Situs Facebook yang mengalami down beberapa jam tak akan menghalangi gerak naik lanjutan harga saham Facebook.

Laporan tidak bisanya diakses situs jejaring sosial media Facebook dalam beberapa jam terakhir telah memantik perbincangan pengguna internet menyangkut kinerja harga saham Facebook yang dicatatkan di bursa saham Wall Street.  Sejumlah laporan terkini menyebutkan, situs jejaring sosial media yang terbesar dunia itu yang down pada hari Minggu (14/4) kemarin. Laporan menyebutkan, situs tersebut tidak bisa diakses dalam beberapa jam.

Perbincangan di internet memang sulit dikendalikan, namun tidak terlalu sulit untuyk memahami pola gerak harga saham Facebook di bursa Wall Street yang terbilang sangat mengesankan, di tengah kekhwatiran pada perlambatan ekonomi global. Untuk lebih ringkasnya, ulasan teknikal kali ini akan langsung dimulai dengan peyajian grafik harian terkini saham Facebook yang diperdagangkan dengan kode FB itu:

Tren penguatan jangka menengah saham Facebook telah terbentuk sejak sesi pertengahan Januari lalu. Tren penguatan tersebut terlihat sangat solid meski beberapa kali mengalami gangguan perlawanan. Bahkan pada sesi perdagangan akhir Januari lalu, gerak harga sahamFacebook melompat tajam dan sekaligus membentuk gap yang sangat lebar di mana hingga kini belum juga  ditutup gap tersebut. Terkini, saham Facebook kembali membentuk tren penguatan jangka menengah pada sesi 4 April lalu dan terlihat cukup solid.

Pada sesi perdagangan akhir pekan lalu (12/4) saham Facebook ditutup di kisaran $179,1 atau menguat tajam 0,9%. Gerakj menguat tajam ini bukanlah sebuah kejutan, melainkan sebagai konsekuensi dari masih berlakunya tren penguatan jangka menengah yang solid. Sebagaimana terlihat pada grafik di atas, jarak yang terentang antara garis MA-Signal dengan titik P-Sar yang cukup renggang dan belum terlihat tanda-tanda akan terjadinya kompresi.  Situasi teknikal demikian merupakan peringatan penting bagi investor yang gemar melakukan aksi trading melawan tren.

Gerak naik, seberapa pun tajamnya, dalam situasi teknikal demikian bukanlah jaminan bahwa harga tertinggi telah tercapai. Oleh karenanya, aksi jual dalam kesempatan seperti ini akan menghasilkan kekecewaan, karena gerak nakik lanjutan masih sangat besar peluangnya.

Peristiwa sulitnya situs jejaring sosial Facebook diakses dalam beberapa jam lalu, nampaknya juga tidak akan berpengaruh pada kinerja harga saham Facebook.  Saham Facebook masih akan terbang tinggi sekalipun mengalami down pada  situsnya kali ini. Jika Anda tidak percaya, buktikan saja pada sesi perdagangan awal pekan ini di bursa Wall Street nanti malam waktu Indonesia barat.

Happy Trading.