Minimnya volume transaksi saham SRTG membuat investor sulit menangguk profit di tengah situasi teknikal yang menjanjikan.

Dalam ulasan teknikal edisi 28 Maret lalu telah disinggung pola gerak harga saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk., yang berada dalam fase ketiadaan tren.  Gerak harga saham dari perusahaan yang dimiliki oleh Sandiaga Uno,  sesungguhnya secara teknikal cukup menarik akibat konsistensinya di fase ketiadaan tren dan sering melakukan gerak tajam.  Saham yang diperdagangkan dengan kode SRTG ini kemudian beralih membentuk tren jual di grafik harian sebagaimana terlihat dalam grafik terkini di bawah:

Sebagaimana dimuat dalam ulasan tekinikal sebelumnya,  bahwa akibat dari minimnya volume transaksi yang terjadi selama ini, situasi teknikal yang sangat menjanjikan dari saham SRTG membuat sulit bagi investor untuk melakukan aksi trading pada saham SRTG. Namun sekedar menyegarkan ulasan teknikal sebelumnya, grafik di atas sedikit terjadi perubahan situasi teknikal.

Pada grafik di atas, terlihat tren pelemahan jangka pendek  telah terbentuk pada awal pekan ini, Senin (8/4). Namun usai terbentuknya tren pelemahan jangka menengah tersebut, gerak harga saham SRTG malah melonjak tinggi pada sesi perdagangan Kamis. Situasi teknikal ini menjadi menarik, karena dapat dilihat sebagai gerak pullback. Dan benarlah kemudian apa yang terjadi, usai kenaikan tinggi di sesi Kamis, gerak harga dengan cepat berbalik turun pada sesi perdagangan akhir pekan kemarin (12/4).

Secara umum, pola gerak harga saham SRTG ini masih sangat lumrah dan  wajar dalam tinjauan teknikal, hingga sangat menrik untuk dilakukan aksi trading.  Hanya saja, lagi-lagi yang perlu ditekankan, akibat dari  sangat minimnya volume perdagangan, saham SRTG ini menjadi sulit untuk diharapkan investor dalam menangguk profit. Persoalan lain juga datang dari kinerja fundamental SRTG yang sebelumnya disebutkan membukukan kerugian. Investor dengan demikian perlu mempertimbangkan dengan sangat cermat sebelum melakukan aksi trading terhadap saham yang telah berulangkali ramai dibincangkan di internet ini.

Masuknya Sandiaga Uno dalam pentas politik nampaknya telah menbuat pola gerak harga saham SRTG menjadi tajam sebagaimana terlihat pada grafik di atas. Meski demikian, ketajaman gerak harga yang sesungguhnya “menggiurkan” dari sudut teknikal menjadi “sia-sia” akibat  terlalu minimnya volume transaksi.