"Fokusnya adalah memberikan dukungan untuk pinjaman modal kerja, pendanaan untuk ponsel dan barang konsumsi untuk memenuhi kebutuhan pengemudi, agen dan pedagang," kata Juru Bicara Grab.

PERUSAHAAN teknologi Grab menawarkan pinjaman hingga US$ 100.000 atau Rp 1,4 miliar (kurs Rp 14.000/Dolar)  untuk perusahaan yang ada di bawah inisiatif terbarunya. 

Proses pencairannya pun tak rumit. Hanya butuh waktu dua menit, dan bisa dilakukan secara online. Dalam tiga hari ke depan, perusahaan yang diterima dapat mencairkan uangnya. Sebagai imbal jasa, Grab mengenakan bunga pinjaman sebesar 1% per bulan. 

Dikutip dari The Straits Times, Grab menawarkan opsi pinjaman ini di Facebook pada awal pekan ini. Iklan tersebut menyebutkan rincian masuknya Grab ke dalam jasa keuangan. 

Segmen ini telah diincar Grab sejak beberapa waktu lalu.Juru bicara Grab mengatakan inisiatif ini sebagai dukungan modal kerja yang biasanya menjadi kendala bagi usaha mikro kecil menengah (UKM). Mendukung perkembangan UMKM merupakan bagian komitmen dari Grab.

"Fokusnya adalah memberikan dukungan untuk pinjaman modal kerja, pendanaan untuk ponsel dan barang konsumsi untuk memenuhi kebutuhan pengemudi, agen dan pedagang," kata Juru Bicara Grab.

Sayangnya, belum ada informasi lebih rinci apakah layanan itu hanya diterapkan di Singapura saja yang merupakan negara asal Grab, atau juga akan berlaku di Indonesia. 

Meski awalnya dikenal sebagai platform layanan transportasi, Grab juga menyediakan pengiriman makanan dan jasa pengiriman barang. Tidak hanya itu, super app ini juga menawarkan dompet digital sebagai sebuah fintech, yang disebut Grab Financial.

Namun, pihak Grab tidak memberikan rincian tentang pertanyaan pada tanggal peluncuran inisiatif, kriteria penilaian pinjaman dan volume pinjaman. 

Pada Maret 2018, Grab mengumumkan kerja sama dengan salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di Jepang, Credit Saison, untuk mendukung pinjaman untuk konsumen, dan UMKM di seluruh Asia Tenggara.

Decacorn ini akan menggunakan set data seperti pergerakan transportasi, lokasi geografis dan data transaksi sebagai alternatif yang dapat diandalkan sebagai pemeringkat kredit tradisional.

Asal tahu saja, Grab merupakan startup berstatus decacorn. Ini merupakan julukan bagi startup yang memiliki valuasi di atas US$10 miliar. Techcrunch melaporkan suntikan dana terakhir telah membuat valuasi Grab melonjak menjadi US$14 miliar. 

Terakhir, Grab mendapat suntikan dana investasi dari sejumlah perusahaan raksasa seperti Toyota Mitor, Toyota Motor, Oppenheimer Funds, Hyundai Motor, Booking Holdings, Microsoft Corp, Ping An Capital dan Yamaha Motor.[]