bila kompresi antara dua indikator tersebut memuncak, maka gerak EURUSD telah kehabisan daya dorong untuk naik lebih tinggi lagi.

Gerak nilai tukar mata uang Euro terhadap Dolar AS yang disimbolkan EURUSD, dalam grafik harian telah membentuk tren jual. Namun sebagaimana dalam banyak kasus, usai membentuk tren jual, gerak nilai tukar justru berbalik naik dengan tajam dan konsisten  dalam sepekan sesi perdagangan terakhir. Akibatnya, gerak melawan tren jual yang terjadk terlihat mulai membahayakan leberlangsungan tren jual tersebut.

Investor yang masih baru mengenal beragam alat indikator teknikal pun biasanya akan menjadi kebingungan menghadapi situasi demikian. Namun  sebaliknya, bagi yang telah matang dengan asam garam analisa teknikal,  situasi teknikal seperti ini justru akan memungkinkan tumbuhnya peluang profit yang menggiurkan. Tak terkecuali dengan kasus yang sekarang sedang mendera EURUSD, analisa kombinasi dengan time frame yang lebih pendek (dalam hal ini H4) akan menjadi pilihan yang sangat menarik.

Untuk lebih memperjelas situasi teknikal terkini, berikut disajikan grafik H4 EURUSD:

Setelah diketahui bahwa tren jual di grafik harian telah terbentuk dengan meyakinkan, kesimpulan tentu dengan mudah  untuk diambil bahwa semestinya EURUSD melakukan gerak turun lanjutan. Namun seperti terjadi dalam sepekan terakhir, EURUSD justru berbalik melakukan gerak naik konsisten dan tajam. Akibat dari gerak perlawanan naim tajam tersebut, grafik H4 akhirnya telah membentuk tren beli jangka menengah sebagaimana terlihat pada grafik di atas.

Dan peluang profit dimulai dari sini, ketika grafik di atas terlihat telah membuka peluang lebar terbentuknya pola kejenuhan  tren.  Grafik di atas dengan jelan menunjukkan telah terjadinya kompresi antara titik P-Sar dengan garis MA-Signal dengan meyakinkan. Dengan menggunakan metode sederhana, kompresi tersebut diperkirakan akan  memuncak dalam 12 jam ke depan. Konsekuensinya, bila kompresi antara dua indikator tersebut memuncak, maka gerak EURUSD telah kehabisan daya dorong untuk naik lebih tinggi lagi.

Pada saat daya dorong untuk naik lebih tinggi telah habis, grafik harian dipastikan masih tetap berada dalam tren jual. Oleh karenanya, EURUSD kemudian akan  dengan sendirinya berbalik mengikuti tren yang msih berlaku di grafik harian.  Dari sini investor bisa mengambil peluang  mendapatkan profit, dengan mengambil open short position, saat puncak kejenuhan tren beli di grafik H4 terjadi. Dan kemudian menutup posisi ketika EURUSD melakukan gerak balik penurunan.

Berapa traget profit yang perlu dicanangkan dalam situasi teknikal seperti ini? Secara teoritis besaran target profit  bisa mencapai dua bahkan hingga tiga kali range optimum. Namun untuk lebih amannya, barangkali cukup satu kali range optimum di mana untuk saat ini besaran range optimum di grafik H4 sebesar 26 pip.

Happy trading.